Website Parenting terbaik no 1 di Indonesia

Published by:

Banyaknya website parenting saat ini yang bisa membantu para bunda untuk mempelajari banyak hal memang dapat mempermudah segala hal.  Salah satu website parenting yang sudah masuk sebagai website parenting di Indonesia nomor 1 adalah Popmama.com. Popmama sudah resmi menjadi salah satu media parenting nomor 1 di Indonesia berdasarkan dari perngkat comscore terakhir. Pop mama merupakan turunan dari salah satu bisnis IDN Media yang dimana menyediakan berbagai informasi mengenai panduan parenting yang memang disajikan lebih modern untuk para mama millennial yang ada di Indonesia. Pop mama ini diluncurkan pada tanggal 18 Februari 2019, walaupun masih sangat baru tapi sudah mendapatkan peringkat terbaik dikaca mata para mama muda, bahkan sudah menjadi saran informasi terbaik untuk para mama millennial di Indonesia.

Pop mama sendiri sudah memiliki cita cita terdahulu untuk bisa memberikan petunjuk kepada mama millennial mengenai cara merawat maupun cara memperhatikan anak anak yang masuk pada generasi Millenial saat ini atau bisa dikatakan “ Parenting Guide for Millenial Mama”. Pop mama berusaha memberikan informasi yang akurat dan juga relevan sehingga membantu para mama untuk menyusuri perjalanan bersama sama sebagai keluarga yang bahagia.

Pop mama juga tidak hanya diperuntukan untuk para mama, ayah pun bisa ikut membantu dan mempelajari beberapa hal agar bisa sama sama mendorong anak menjadi anak millennial yang tetap taat kepada orang tuanya. Dilakukan sebuah survey internal oleh popmama yang dimana ternyata popmama sangat berpengaruh terhadap mama yang berusia 25 sampai dnegan 24 tahun dan 88 % dari mereka pun menjadikan sebuah  teknologi internet dan segala media digital yang anda untuk mendapatkan informasi mengenai parenting yang baik untuk anak anaknya mulai zaman sekarang yang penuh dengan teknologi ini.

Dengan data yang didapatkan tersebut maka pop mama pun berusaha memberikan konten yang menarik untuk memenuhi kebutuhan dari para mama millennial bersama dengan keluarganya. Anda bisa mendapatkan konten konten mulai dari masa pernikahan, program kehamilan, kehamilan bayi, anak anak hingga gaya hidup yang pas untuk para ibu hamil dan setelah hamil. Selain tambahan konten yang bisa membantu banyak orang, pop mama pun juga menyadari adanya support system yang sangat penting serta kuat untuk orang tua oleh karena itu popmama menyediakan sebuah program berupa Popmama Arisan , acara bulanan untuk para pembaca yang bisa atau sering disebut juga dengan PopMama community.

Pada acara tersebut popmama akan mengundang beberapa ahli yang bisa berbagi pengetahuan dan juga membahas mengenai permasalahan yang ada selama melakukan parenting dizaman millennial ini. ketika anda mengikuti kegiatan ini maka anda akan secara langsung berkenalan dengan ibu ibu yang lainnya sambil berbagai pengalaman bahkan bisa sekaligus berteman untuk terus menerus sharing mengenai kesulitan yang dialami dirumah setiap harinya. Editor in Chief dari Pop mama pun memberikan banyak terimakasih kepada mama millennial dan juga bunda bunda diluar sana yang selalu memberikan feedback positif terhadap konten konten maupun program program yang diberikan oleh popmama. Diharapkan kedepannya mama millennial bisa terus membantu agar popmama bisa mendunia dan menginternasional, membantu para mama millennial diluar sana untuk bisa melakukan parenting terbaik bagi anak anaknya. Tidak lupa juga untuk selalu melakukan sharing di pop mama bersama mama millennial yang lain juga ya..

Ini Dia 5 Penyebab Seseorang Mengalami Keracunan Makanan

Published by:

Keracunan bisa terjadi karena beberapa hal baik yang bisa dihindari atau tidak. Salah satu jenis keracunan yang sering terjadi dan bisa dihindari adalah ketika mengalami keracunan makanan. Jenis tersebut merupakan keracunan yang dapat terjadi karena mengkonsumsi makanan yang pada umumnya tidak sehat dan bersih. Sehingga dapat untuk membuat seseorang mengalami keracunan dan menimbulkan gejala yang bisa diketahui. Seperti gejala yang paling umum adalah mengalami sakit perut, muntah, mual, dan juga gejala lainnya. Ketika mengalami keracunan karena disebabkan oleh makanan, langkah pengobatan yang bisa dilakukan juga sangat mudah. Seperti dengan mengkonsumsi makanan dan minuman untuk menyembuhkan keracunan mulai dari yogurt, susu, dan juga air putih. Sedangkan untuk langkah pencegahan selanjutnya agar tidak mengalami keracunan, Anda bisa untuk mengetahui penyebab keracunan yang dialami karena beberapa hal berikut ini:

  1. Virus dan bakteri

Penyebab pertama dari keracunan karena makanan yang paling sering adalah karena virus dan bakteri. Penyebab ini sangat umum ditemui karena mudahnya virus dan bakteri yang dikonsumsi lewat makanan. Adapun virus dan bakteri yang dapat menyebabkan keracunan adalah 31 patogen mulai dari yang paling umum hingga yang paling sering menyebabkan rawat inap adalah mulai dari clostridium perfringens, norovirus, salmonella, staphylococcus aureus, dan lainnya. Sedangkan jenis virus yang bisa menyebabkan kematian adalah salmonella, toxoplasma gondii, listeria monocytogenes, norovirus, dan campylobacter.

  1. Racun

Penyebab keracunan makanan selanjutnya adalah racun yang dapat menyebabkan makanan beracun. Racun tersebut diproduksi oleh bakteri di dalam makanan, tumbuhan, hewan, dan juga organisme lainnya yang dicerna oleh tubuh. Ketika seseorang mengalami keracunan biasanya dikarenakan oleh bakteri, tanaman, dan juga racun yang dapat dicerna dengan makanan dan air.

  1. Parasit

Penyebab keracunan selanjutnya yang paling umum terjadi adalah karena parasit yang dicerna dengan makanan atau air. Sehingga makanan dan minuman yang terkontaminasi dengan parasit membuat tubuh mengalami keracunan. Oleh karena itulah ketika mengkonsumsi makanan dan minuman bisa untuk menghindari yang sudah terkontaminasi dengan parasit. Adapun jenis parasit yang dapat ada pada makanan dan minuman yang dicerna adalah giardia, amuba, taenia solium, dan trichinella.

  1. Bahan kimia

Penyebab selanjutnya yang bisa menyebabkan keracunan adalah karena bahan kimia. Keracunan ini bisa terjadi ketika mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung bahan kimia yang tidak aman untuk dikonsumsi oleh tubuh. Sehingga bahan kimia tersebut akan menjadi racun dan membuat tubuh mengalami gejala keracunan. Jenis penyebab yang satu ini bisa dihindari dengan memilih makanan dan minuman yang sehat. Adapun beberapa jenis bahan kimia yang dapat dihindari agar tidak menyebabkan keracunan adalah merkuri yang terdapat pada tuna dan marin, makanan yang mengandung pestisida berlebihan, timbal, bifenil poliklorinasi, dan lainnya.

  1. Penyebab keracunan makanan lainnya

Faktor terakhir yang dapat menyebabkan seseorang keracunan adalah karena faktor lainnya. Pada umumnya hal tersebut karena mengolah dan menggunakan bahan makanan dengan tidak tepat sehingga menyebabkan keracunan. Adapun beberapa penyebab tersebut adalah sebagai berikut ini:

  • Faktor yang pertama adalah karena menyimpan makanan dalam suhu yang tidak tepat, terutama ketika menyimpan daging dan produk olahan susu.
  • Faktor selanjutnya adalah karena memasak makanan tidak merata.
  • Faktor lainnya karena menyimpan makanan matang di ruangan terlalu lama.
  • Faktor lainnya karena mengkonsumsi makanan kadaluarsa.
  • Faktor lainnya karena kontaminasi silang dengan menggunakan pisau yang sama.
  • Faktor terakhir adalah karena mengkonsumsi makanan dengan tangan kotor.

Inilah Penyebab Nyeri Kepala pada Anak

Published by:

Sakit kepala merupakan penyakit yang umum terjadi pada anak-anak. Penyebabnya pun beragam bisa karena kurang istirahat, kurang makan atau minum, atau karena terserang infeksi di telinga atau tenggorokan. Namun, Anda patut waspada karena sakit kepala pada anak juga bisa disebabkan oleh migrain atau penyakit lainnya seperti tumor otak atau meningitis.

Karena penyebabnya bervariasi, Anda tidak boleh menyepelekan anak dengan keluhan sakit kepala. Segera temui dokter jika nyeri kepala diikuti muntah, leher kaku, tidak segera sembuh, ataupun terjadi berulang. Meskipun banyak obat yang dijual bebas, akan lebih aman jika anak Anda berkonsultasi dengan dokter dan mengonsumsi obat nyeri, obat demam, atau obat pilek resep dokter.

Penyebab nyeri kepala pada anak

Kami telah merangkum beberapa penyebab nyeri kepala pada anak yang sering ditemukan, yaitu:

1. Kurang makan atau mengonsumsi makanan tertentu

Anak yang jarang makan rentan mengalami sakit kepala. Beberapa jenis makanan atau minuman yang mengandung kafein seperti soda, cokelat, kopi, dan teh bisa membuat nyeri kepala.

2. Dehidrasi

Dehidrasi karena kurang minum atau aktivitas fisik yang berat dapat menyebabkan anak rentan terkena sakit kepala. Kekurangan oksigen akan mengakibatkan tekanan berlebihan di kepala sehingga menyebabkan sakit kepala.

3. Stres

Stres merupakan salah satu penyebab sakit kepala pada anak. Keluhan nyeri kepala juga sering dirasakan anak dengan depresi, terutama jika mereka sedang sedih atau kesepian.

4. Infeksi

Penyakit pilek, flu, infeksi telinga, dan sinus adalah penyebab sakit kepala pada anak yang umum terjadi. Segera kunjungi dokter apabila anak Anda mengalami nyeri disertai dengan demam dan kaku pada leher, ini bisa menjadi pertanda adanya infeksi yang lebih serius dalam tubuh anak, contohnya meningitis (radang selaput otak) dan ensefalitis (radang otak).

5. Tumor di kepala

Meskipun jarang terjadi, tumor atau perdarahan di otak juga menjadi penyebab nyeri kepala kronis, dan dapat menyerang tubuh anak. Meski begitu, sakit kepala yang mengarah ke tumor diikuti oleh gejala-gejala lain seperti gangguan penglihatan dan sensasi pusing selama berhari-hari. Untuk info lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi https://www.guesehat.com/masalah-ringan-pada-anak-yang-bisa-jadi-adalah-gejala-kanker.